Dobraknews.id |KAMPAR, RIAU
Meningkatnya aksi kejahatan jalanan seperti jambret dan pencurian di wilayah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan pemerintah setempat.
Imbauan kewaspadaan ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Tapung, Bambang Dewanto, saat menghadiri kegiatan Turnamen Dandim Cup 2026 di Desa Tanjung Sawit, Jumat (24/4/2026).
Dalam keterangannya, Kapolsek menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan diri, terutama saat beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada. Hindari penggunaan barang-barang berharga secara berlebihan saat keluar rumah, karena hal tersebut dapat memancing niat pelaku kejahatan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti kelompok yang kerap menjadi target pelaku, khususnya perempuan.
“Kami mengingatkan, terutama kepada ibu-ibu, agar tidak bepergian sendirian pada malam hari. Upayakan selalu ada teman atau pendamping. Pelaku kejahatan biasanya memanfaatkan kelengahan dan kesempatan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa faktor kesempatan menjadi pemicu utama terjadinya tindak kriminal.
“Jika ada niat dan kesempatan, maka kejahatan bisa terjadi. Oleh karena itu, kewaspadaan adalah kunci utama pencegahan,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan kepolisian melalui Call Center 110 untuk mendapatkan respon cepat dari petugas.
Senada dengan hal tersebut, Camat Tapung, Al-Kautsar, turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia juga mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai langkah preventif.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa meminimalisir potensi kejahatan. Mari kita hidupkan kembali budaya gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.
Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di tengah meningkatnya potensi gangguan kamtibmas, sehingga wilayah Kecamatan Tapung tetap aman, tertib, dan kondusif.
Redaksi
