Dobraknews.id |TANJUNG SAWIT, TAPAUNG
Maraknya aksi penjambretan dalam beberapa waktu terakhir membuat masyarakat di Desa Tanjung Sawit diminta meningkatkan kewaspadaan. Kepala Desa Tanjung Sawit, Two Bagus Parito Pohan, SE, secara resmi mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari, Rabu (15/04/2026).
Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus jambret terjadi akibat kelengahan korban, terutama saat berkendara di jalan.
“Sebagian besar kejadian terjadi karena korban kurang waspada, seperti menggunakan barang mencolok atau tidak memperhatikan situasi sekitar,” ujarnya.
Ia secara khusus mengingatkan kaum perempuan yang dinilai lebih rentan menjadi sasaran pelaku kejahatan jalanan.
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya ibu-ibu, agar tidak menggunakan perhiasan mencolok saat berkendara. Hal tersebut dapat memancing pelaku kejahatan,” tegasnya.
Selain itu, warga juga diminta untuk mengurangi membawa tas saat berkendara. Jika terpaksa membawa, tas disarankan disimpan di dalam jok sepeda motor guna meminimalisir risiko penjambretan.
Penggunaan telepon genggam di jalan juga menjadi perhatian serius. Masyarakat diminta untuk tidak menggunakan handphone saat berkendara serta menyimpannya di tempat aman agar tidak menarik perhatian pelaku.
Tak hanya itu, warga juga diimbau menghindari melintas di jalur-jalur sepi, terutama pada sore hingga malam hari yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksinya.
Menurutnya, pelaku kejahatan umumnya mengincar korban yang terlihat lengah atau membawa barang berharga secara mencolok.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak desa apabila menemukan orang asing atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami berharap dengan adanya himbauan ini, masyarakat bisa lebih waspada dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” tutupnya.**
Redaksi
