Dobraknews.id | TAPUNG HULU, KAMPAR
Semangat Hari Bhayangkara ke-80 terasa begitu kental di Sirkuit Permanen Aishiteru, Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar. Selama dua hari, 4–5 Juli 2026, ribuan pecinta otomotif memadati arena untuk menyaksikan Grand Final Grasstrack & Motocross RAC Series 2026, yang menjadi puncak persaingan para rider terbaik dari berbagai daerah.
Ajang bergengsi ini bukan sekadar perlombaan memperebutkan gelar juara. Kejuaraan tersebut menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah, kepolisian, panitia, dan masyarakat dalam membina atlet muda sekaligus mengalihkan aksi balap liar ke lintasan yang aman, resmi, dan berstandar.
Acara dihadiri Wakil Bupati Kampar Hj. Mishati, Camat Tapung Hulu Nuyardi, S.E., Kapolsek Tapung Hulu Iptu Riko Rizki Masri mewakili Kapolres Kampar, Kanit Reskrim Zulkarnaini beserta jajaran, Kepala Desa Danau Lancang Hj. Azirman, Owner Sircuit Aishiteru Nalisman, serta Insan pers Keadilan Tapung Hulu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj. Mishati menegaskan bahwa olahraga otomotif memiliki masa depan besar apabila dikelola secara profesional. Ia mengajak para pembalap muda untuk terus mengasah kemampuan di sirkuit, bukan di jalan raya yang membahayakan keselamatan masyarakat.
“Mari jadikan sirkuit sebagai tempat berprestasi. Balap liar tidak boleh menjadi pilihan karena mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet muda, Hj. Mishati memberikan bantuan pribadi kepada dua pembalap cilik, masing-masing sebesar Rp500 ribu dan Rp1 juta. Ia juga menyerahkan bantuan Rp5 juta kepada panitia guna mendukung suksesnya penyelenggaraan kejuaraan.
Sebanyak 24 kelas dipertandingkan, mulai dari kategori pembalap cilik, pemula, lokal hingga kelas terbuka dan senior. Persaingan berlangsung sengit di setiap race dengan aksi-aksi menegangkan yang mendapat sambutan meriah dari ribuan penonton yang memadati area sirkuit.
Panitia menyiapkan total anggaran penyelenggaraan sekitar Rp700 juta. Hadiah yang diperebutkan pun sangat bergengsi, termasuk satu unit mobil baru sebagai hadiah Juara Umum Piala Kapolres Kampar. Selain itu, para pemenang di setiap kelas menerima hadiah uang tunai bernilai jutaan rupiah.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, Grand Final RAC Series 2026 juga membawa dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran ribuan pengunjung meningkatkan omzet pelaku UMKM, pedagang, serta mengangkat potensi wisata Desa Danau Lancang sebagai salah satu destinasi olahraga otomotif di Kabupaten Kampar.
Keberhasilan penyelenggaraan Grand Final RAC Series 2026 menjadi bukti bahwa olahraga otomotif mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda, penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat kemitraan antara pemerintah, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan kegiatan yang positif, aman, dan berprestasi.
Redaksi
