Dobraknews.id | DUMAI
Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam aktivitas pelayaran, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru melalui Kapal Negara (KN) RB 218 DUMAI berkolaborasi dengan Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai dalam pembuatan video keselamatan pelayaran.

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah perairan dan pelabuhan Dumai, Senin (14/9/2026), melibatkan personel Basarnas Pekanbaru yaitu Crew RB 218 Dumai dan jajaran Navigasi Kelas A Dumai. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyampaikan edukasi keselamatan kepada para pengguna jasa transportasi laut maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di perairan.
Dalam kegiatan tersebut, RB 218 DUMAI digunakan sebagai salah satu sarana pendukung pengambilan materi video. Personel turut memperagakan sejumlah aspek yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran, termasuk penggunaan perlengkapan keselamatan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat di atas kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru melalui Nakhoda RB 218 Leni Tadika menyampaikan bahwa keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi dan sosialisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami pentingnya mengutamakan keselamatan sebelum dan selama melakukan perjalanan melalui jalur laut.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran. Melalui kolaborasi ini, kami berharap pesan-pesan keselamatan dapat dikemas secara menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat,” ujar Leni.
Sementara itu, kolaborasi dengan Navigasi Kelas A Dumai menunjukkan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung terciptanya keselamatan dan keamanan pelayaran. Materi video yang diproduksi diharapkan dapat menjadi media edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat, khususnya para pengguna transportasi laut dan nelayan.
Melalui kegiatan ini, Basarnas Pekanbaru (RB 218 Dumai) dan Navigasi Kelas A Dumai berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan, penggunaan alat keselamatan, kepatuhan terhadap aturan pelayaran, dan tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat di laut.
“Utamakan keselamatan, lengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan, dan jangan mengabaikan kondisi cuaca sebelum berlayar.”
“Quick Action and Zero Accident” (Hms103)
Editor: AN
