Dobraknews.id | ROHUL
Persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) masih menjadi perhatian warga Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Di tengah kekhawatiran terhadap penyalahgunaan narkotika dan kasus pencurian, sejumlah warga masih mengingat sosok Briptu Rifki yang dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat.
Bagi warga yang pernah berinteraksi dengannya, komunikasi yang dibangun Briptu Rifki, terutama dengan kalangan muda, menjadi salah satu hal yang masih dikenang.
Menurut sejumlah warga, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak semata-mata dibutuhkan ketika terjadi tindak pidana. Pendekatan preventif melalui komunikasi, edukasi, pembinaan dan patroli dinilai juga penting untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
Narkoba dan Pencurian Jadi Kekhawatiran
Narkotika menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian masyarakat Ujung Batu. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum, tetapi juga menyentuh lingkungan keluarga dan masa depan generasi muda.
Selain narkoba, persoalan pencurian juga menjadi perhatian warga. Kondisi tersebut membuat keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda dan keluarga.
Warga berharap penanganan gangguan kamtibmas tidak hanya berorientasi pada tindakan setelah perkara terjadi, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan.
Penyuluhan kepada masyarakat, pembinaan generasi muda, patroli serta komunikasi langsung antara polisi dan warga dinilai menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang lebih aman.
Warga Berharap Rifki Kembali Hadir
Di tengah persoalan tersebut, sejumlah warga menyampaikan harapan agar Briptu Rifki dapat kembali bertugas di wilayah Ujung Batu apabila mendapat penugasan dari institusi kepolisian.
Harapan tersebut disebut muncul karena warga masih mengingat pola komunikasi Rifki ketika berinteraksi dengan masyarakat, termasuk kalangan anak muda.
“Kami masih mengingat kedekatan Briptu Rifki dengan masyarakat, khususnya anak-anak muda. Kalau ada kesempatan, kami tentu berharap beliau bisa kembali hadir di Polsek Ujung Batu dan kembali dekat dengan masyarakat,” ujar salah seorang warga.
Warga menilai pendekatan yang komunikatif dapat menjadi salah satu sarana untuk membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkotika dan berbagai bentuk kenakalan maupun tindak kriminal.
Rifki: Mohon Doanya
Harapan warga tersebut kemudian disampaikan kepada Briptu Rifki saat ditemui dalam wawancara, Kamis (24/9/2026).
Saat ditanya mengenai harapan masyarakat Ujung Batu agar dirinya dapat kembali bertugas di wilayah tersebut, Rifki menyampaikan harapannya.
“Mohon doanya. Semoga saya bisa segera bertugas kembali di Ujung Batu dan bisa kembali bersama masyarakat,” ujar Briptu Rifki.
Ia mengatakan, apabila diberikan kesempatan dan mendapat penugasan kembali di Ujung Batu, dirinya siap menjalankan tugas serta kembali memberikan pengabdian kepada masyarakat.
“Kalau memang diberikan kesempatan dan ditugaskan kembali di Ujung Batu, tentu saya siap. Mohon doa dari masyarakat agar semuanya berjalan dengan baik dan saya bisa segera bertugas kembali,” katanya.
Rifki juga menilai komunikasi antara polisi dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, hubungan yang baik dapat membantu berbagai persoalan di tengah masyarakat diketahui lebih awal.
Meski demikian, terkait kepastian penempatan maupun penugasan, keputusan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan institusi kepolisian.
Bukan Sekadar Penindakan
Persoalan narkoba dan pencurian membutuhkan penanganan yang melibatkan berbagai unsur. Penegakan hukum tetap menjadi kewenangan aparat, namun upaya pencegahan juga membutuhkan partisipasi masyarakat.
Tokoh masyarakat, orang tua, pemuda, pemerintah desa dan kepolisian memiliki peran masing-masing dalam menciptakan lingkungan yang mampu memberikan perlindungan kepada generasi muda.
Bagi masyarakat, kehadiran polisi di lingkungan warga diharapkan tidak hanya terlihat ketika perkara telah terjadi, tetapi juga melalui kegiatan preventif seperti penyuluhan, patroli, pembinaan dan komunikasi langsung.
Harapan terhadap Briptu Rifki untuk kembali hadir di Ujung Batu pun menjadi bagian dari aspirasi sejumlah warga yang masih mengingat hubungan komunikasi yang pernah terjalin.
Pada akhirnya, siapa pun personel yang bertugas, masyarakat berharap penguatan kamtibmas tetap menjadi prioritas. Sinergi antara polisi dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat pencegahan sekaligus penanganan berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk penyalahgunaan narkotika dan pencurian.
Irwan Efendy / Editor: AN
